Hubungan Kemampuan Manajemen Kelas Dengan Sikap Berkomunikasi Dengan Kinerja Guru

Authors

  • Martua Sitorus STMIK PELITA NUSANTARA MEDAN

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan manajemen kelas dan sikap berkomunikasi dengan kinerja guru. Ada tiga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, Pertama, terdapat hubungan yang berarti antara kemampuan manajemen kelas dengan kinerja guru. Kedua, terdapat hubungan yang berarti antara sikap berkomunikasi dengan kinerja guru.  Ketiga, terdapat hubungan yang berarti antara kemampuan manajemen kelas dan sikap berkomunikasi secara bersama - sama dengan kinerja guru. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) kemampuan manajemen kelas (X1) mempunyai hubungan yang berarti dengan kinerja guru (Y)  dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,634 (2)  sikap berkomunikasi (X2) mempunyai hubungan yang berarti dengan kinerja guru (Y) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,686 (3) kemampuan manajemen kelas (X1) dan sikap berkomunikasi (X2) secara bersama - sama mempunyai hubungan yang berarti dengan kinerja guru (Y)  dengan koefisien korelasi sebesar 0,770. Persamaan regresi ganda = 26,046 + 0,337 X1+ 0,435 X2  . Dengan demikian kemampuan manajemen kelas dan sikap berkomunikasi sangat penting untuk diperhatikan dalam meningkatkan kinerja guru.

 

Kata Kunci: Kinerja Guru, Komunikasi, Manajemen Kelas

Author Biography

Martua Sitorus, STMIK PELITA NUSANTARA MEDAN

TEKNIK INFORMATIKA

References

Abizar. (1998). Komunikasi Organisasi. Jakarta LP2PTK

Arikunto, Suharsini. (1992). Pengelolaan kelas dan Siswa. Jakarta : Rajawali Press

Arikunto, Suharsimi. (1990). Organisasi dan Administratif Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Astrid S, Susanto. (1985). Komunikasi dalam Teori dan Praktek 1. Bandung : Bina Copta

Bafadal, Ibrahim. (1992) Supervisi Pengajaran Teori dan Aplikasinya dalam Membina Profesional guru,, Jakarta, Bumi Aksara.

Cochran, William. (1991). Teknik Penarikan Sampel. (Terjemahan Rudiansyah). Jakarta : Universitas Indonesia.

Davies Ivor K. (1971). The Management of Learning. New York, Mac. Graw Hill Company.

Dhakide, Daniel (1978). Etos Sosial. Jakarta : LP3ES, Prisma, No, 11, Tahun, VII.

Dep Dik Nas. (2003). Standar Kompentensi Guru. Jakarta : Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah

Entang dan Joni, T. Raka. (1984). Pengelolaan Kelas. Jakarta P2LPTK

Fattah, Nanang. (2000). Landasan Manajemen Pendidikan Bandung : Remaja Rosda Karya.

Griffin, Rickyn dan Moehead. (1987). Behavior in Organization. New Gersey : Prentice – Hall

H.Peter, C.W, Burnet, G, F. Farwell (1963). Intra Duction to Teaching, New York, Mac, Millan Company.

Hajar, lion. (1999). Dasar – dasar Metologi Penelitian Kwantitatif dalam Pendidikan. Jakarta : Raja Grafindo Persada

Handoko, Hani T. (1991). Manajemen. Yogyakarta : BPFE

Imron, Ali. (1997). Pembinaan Guru di Indonesia. Jakarta : Dunia Pustaka Jaya

Kamars, Dachnel. (2002). Administratif Pendidikan Teori dan Praktek. Tidak Dipublikasikan

Karim, A. (1991). Teknik Penerimaan Pemancar. Jakarta : PT. Flek Media Komputindo Kelompok Gramedia

Kartono, Kartini. (2003). Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta : Raja Grafindo Persada

[ Kuncoro, Hastho. (2003). Kontribusi Situasi Kerja dan Sikap Berkomunikasi Terhadap Unjuk Kerja [20[ Karyawan Tata Usaha SMU Negeri Kabupaten Agam. Tesis. PPS Universitas Negeri Padang.

LAN RI. (1996). Komunikasi, Bahan Materi Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Pegawai Negeri Sipil Golongan III. Jakarta : LAN

Manan, Rachman. (1998). Manajemen Kelas. Jakarta : Proyek pendidikan Guru sekolah Dasar

Moekijat. (1993). Teori Komunikasi. Bandung : Mandar Maju

Muhammad, Arni. (2000). Komunikasi Organisasi. Jakarta : Bumi Aksara

Muljani, Nurhadi. (1993). Administratif Pendidikan di Sekolah. Yogyaklarta : Andi Ofset

Mulyana, Dedy. (2001) Ilmu Komunikasi. Bandung : Remaja Rosda Karya

Nasution, Inom. (2003). Hubungan Pengetahuan Komunikasi dan Motivasi Kerja Dengan Unjuk Kerja

Manajemen Kelas Guru Madrasah Tsawiyah Negeri Medan.. PPs Universitas Negeri Medan

Nawawi, Hadari. (1985). Organisasi Sekolah dan Pengelolaan Kelas. Jakarta : Gunung Agung

Nur, Agustiarsyah. (1992). Wawasan dan pengetahuan, TEknologi dan Seni. Artikel

Onong, Uchjana Effeny. (2002). Ilmu Komunikasi. Bandung : Rosda Karya

Purwadarminta. (1994). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka

Robbins, SP. (1984). Manajemen Consept and Practlces. Englewod Clefss, Nj : Prentice – Hall

Ruky, Ahmad S. (2002). Sistem Manajemen Kinerja. Jakarta : PT : Gramedia Pustaka Utama

Ruslan (2000). Pemantapan Kinerja guru. Tidak dipublikasikan

Sahartian, (1994). Profil pendidikan Profesional, Yogyakarta, Andi. Ofset.

Sarwono. Jonathan. (2006) Analisis Data Penelitian menggunakan SPSS, Yogyakarta ; Andi Offset.

-----------------------, (2010), Mengolah Data Statistik Hasil Penelitian dengan SPSS 17,Yogyakarta; Andi Offset

Sugiyono, (1993). Metode Penelitian Administratif, Bandung, Alfabeta

Sudjana, (1992). Metode Statistika. Bandung : Tarsito

Suhertian Piet A. (1990). Profil Pendidikan Profesional. Yogakarta : Andi Ofset

Tim Pengembangan MKDK IKIP Semarang (1991). Administratif Pendidikan Semarang : IKIP Semarang Press

TIMPE, a. Dale. (1992). Kinerja. Jakarta : PT Gramedia

Usman, Uzer Moh. (1989). Menjadi Guru Profesional. Bandung : Rosda Karya

Wahdosumidjo. (1999). Kepemimpinan Kepala sekolah. Jakarta : Raja Grafindo PErsada

Widjaya, H.A.W. (1997). Komunikasi. Jakarta : Bumi Aksara

Winardi. (1990). Manajemen. Bandung : Mandar maju

Winkel, WS. (1996). Psikologi Pengajaran. Jakarta : Grasindo

Yusuf, Pawit M. (1990). Komunikasi Pendidikan dan Komunikasi Instruksional. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Published

2015-11-29